FESTIVAL BUDAYA ACEH (ACEH CULTURE FESTIVAL)

(25/4) sabtu pagi dimana mentari tersenyum begitu hangat menyapa siswa-siswi Islamic Green School yang tertawa dan tersenyum bergembira menunggu hari ini. Hari yang merupakan titik sukses mereka setelah belajar 1, 3 hingga 6 tahun di Islamic Green School. 1 moment yang memang mereka tidak akan lupakan dan hari itu dirancang layaknya suatu budaya. apa maksudnya?

ya, kali ini. siswa-siswi IGS baik dari TK, SD hingga SMP melakukan pelepasan sebagai wisudawan dan wisudawati namun ada yang unik disini. Acara pelepasan wisuda ini bertajuk festival dan festival tahun ini bertajuk FESTIVAL BUDAYA ACEH atau disebut ACEH CULTURE FESTIVAL. 
By the way, berbicara suatu festival tidak lepas dari isi-isi festival tersebut. Dan kira-kira apa saja, isi festival tersebut. berikut merupakan isi fest. tersebut, yaitu :

1. Performance of  Islamic Green School students

pada momnet ini, murid-murid tidak mau ketinggalan untuk menampilkan bakat mereka. dengan penuh percaya diri dan sikap ambisius dari para siswa akan hal ini dan dibimbing langsung oleh para guru untuk setiap penampilan mereka. lalu, apa saja yang mereka tampilkan. Berikut merupakan penampilan mereka, yaitu :

a. Tari
satu, dua, tiga dan hap… ramai dan kompak sekali nak-anak ini saat dipanggung. bagus dan amat bersemangat. murid-murid IGS kali ini, menampilkan 2 buah tari yang berasal dari NAD, yaitu Bungo Jeumpa dan tari Saman. berikut merupakan videonya.

b. Musical Instrumental
botol kaca, galon, ember plastik. Kra-kira apa yang akan mereka lakukan diatas panggung. mengotorikah? tidak tampaknya. Namun, lihatlah! satu persatu apa yang dilakukan para murid-murid itu. bernyanyi dan diiringi bunyi-bunyi harmonisasi yang dibentuk oleh bahan-bahan daur ulang tsb.

c. Paduan Suara
Indonesia Raya, Indonesia Pusaka merupakan 2 lagu yang dinyanyikan oleh para murid-murid Islamic Green School dengan tempo dan dinamika yang bagus.

2. Competition

selain penampilan dari para murid IGS. Para iswa pun unjuk gigi pada event lomba yang diadakan oleh para guru. kali ini, para guru menantang murid-murid untuk mengikuti kompetisi yang mereka adakan. terdapat lomba menghias mie aceh, lomba story telling, menghias kelas dan lomba tari bungo jeumpa.

3. Graduate Party

Diiringi suara rebana  yang amat meriah, tidak terasa banyak murid-murid yang sudah berajak dewasa. Mungkin mereka akan mengenang bagaimana canda, tawa mereka didalam kelas. kenakalan mereka bahkanketika mereka dimarahi para guru. haru dan tangis meliputi wajah para guru dan murid.


Demikian yang penulis dapat sampaikan kali ini. akhir kata, terima kasih untuk membaca dan sekian.