Social Communication

Oleh. Epita Fitri Wulandari, S.Pd.

Komunikasi Sosial (social comunication) adalah bentuk interaksi dengan maksud menyampaikan atau mencari informasi suatu hal kepada orang lain. Komunikasi bisa dilakukan baik dalam bentuk lisan ataupun tulisan. Adapun tujuan dari komunikasi itu sendiri agar orang lain memahami apa yang kita sampaikan karena manusia tercipta sebagai mahluk sosial.

Komunikasi Sosial adalah mengisyaratkan bahwa komunikasi penting untuk membangun konsep diri, untuk kelangsungan hidup, aktualisasi diri, untuk memperoleh kebahagiaan, terhindar dari tekanan dan ketergantungan, antara lain lewat komunikasi yang menghibur, dan memupuk hubungan dengan orang lain. ( French dalam Rahmad 1996 )

Pada dasarnya, kita  adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Setiap orang membutuhkan komunikasi  untuk membangun interaksi atau hubungan antar individu agar terpenuhinya kebutuhan  yang diinginkan. Contohnya seperti bersosialisasi dengan warga dan lingkungan sekitar atau saat melakukan transaksi jual beli,dan lain sebagainya.

Tidak terkecuali dengan anak-anak. Pada masa ini mereka membutuhkan banyak interaksi sosial dengan lingkungan sekitar, sebagai wadah pembentukan pribadi dalam proses pembelajaran pada tahap perkembangan sosial emosionalnya, sehingga menghasilkan keterampilan yang akan berguna ketika dewasa kelak.

Hal ini sejalan dengan program 8 Pilar Islamic Green School yang salah satunya Sosial Komunikasi. Program ini membantu siswa untuk lebih percaya diri dan berani ketika berkomunikasi dan interaksi dengan antar Individu atau di depan umum seperti berani menyampaikan pendapatnya, berani bertanya dengan bahasa yang baik dan tepat.  Kegiatan yang biasa dilakukan untuk menumbuhkan dan meningkatkan Skill pada keterampilan ini yaitu diskusi/ tanya jawab /  musyawarah, market day, wawancara, talent day, presentasi,dan masih banyak lagi.